![]() | |
|
MEDIA FAJAR TIMUR.COM,Teminabuan--Dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk senantiasa siaga menghadapi bencana. Welmince Maria Nunaki, S.Sos , melakukan sosialisasi sadar bencana bagi masyarakat di Kelurahan Kohoin Distrik Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan, Senin (20/6/2022).
Sosialisasi sadar bencana bagi masyarakat, itu sebagai syarat bagi Mari Nunaki untuk menyelesaikan Pendidikan dan Latihan (Diklat) PIM III Kabupaten Sorong Selatan yang saat ini di kota Makassar.
Melalui kegiatan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sorong Selatan yang bekerja sama antara BASARNAS, BMKG kota Sorong dengan materi tentang jenis-jenis bencana.
Welmince Maria Nunaki, yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD yang baru di lantik sebagai sekretaris Badan KESBANGPOL Sorong Selatan, menjelasakan maksud dan tujuan kegiatan tersebut merupakan tuntutan studi akhir dari pendidikan kediklatan yang diikutinya yakni Diklat PIM III di kota Makassar.
Maria juga menjelaskan bahwa, dirinya merupakan Rervormen PKA angkatan pertama dari Kabupaten Sorong Selatan.Ia memilih judul "Masyarakat sadar bencana" tersebut bertujuan agar menginformasihkan kepada masyarakat guna mengetahui apa saja bencana-bencana dan masyarakat juga mampu bersiap siaga secara dini terhadap bencana- bencana yang terjadi.
"Harapanya agar dari input kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Sembari, ia mengimbau kepada masyarakat bahwa dari kegiatan tersebut, masyarakan langsung menerapkan bagian-bagian yang telah di sampaikan dalam lingkungan kehidupan keluarga.
Dikesempatan ini, Maria Nunaki memaparkan terkait kerjasama antar bidang yakni bidangnnya,bidang penanganan logistik dan bidang rehabilitasi dan rekostruksi yang mana mempunyai tanggung jawab dari sebelum bencana terjadi hingga setelah bencana terjadi. Oleh karena itu, sangat perlu untuk masyarakan mengetahui.
Kegiatan sosialisasi tersebut turut mendapat tanggapan positif dari peserta salah satunya adalah Maria Atanay, Ketua RT 02 Kelurahan Kohoin. Ia mengapresiasi kegiatan itu, karena baginya ini merupakan informasi dini yang perlu diketahui oleh warga masyarakat sehingga senantiasa mewaspadai jika terjadi bencana, entah yang terjadi karena faktor alam maupun yang terjadi karena kelaleian manusia.
Dikesempatan ini juga, Maria mengharapkan kepada warga agar senantiasa waspda terhadap pemakaian sumur bor yang marak di Sorong Selatan. Karena menurutnya, sebagian wilayah di Sorong Selatan berada dalam kondisi yang berongga yang artinya di bawahnya terdapat air.
"Oleh sebab itu, pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait perlu kerja sama untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air,"tutur Maria. (Red/BK)
0 Komentar
Silahlan tulis komentar anda